









Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…. !!! Para pembaca sekalian yang dimuliakan oleh Allah SWT,… sejenak kita lupakan hal yang berbau duniawi… mari kita bahas topik mengenai menyerukan berbuat kebajikan dan melarang berbuat kemunkaran … atau amar ma’ruf nahi munkar …!!! Seruan ini sesuai dengan firman Allah SWT pada Qs. Ali Imran : 104)
waltakun minkum ummatun yad’uuna ilaa alkhayri waya/muruuna bialma’ruufi wayanhawna ‘ani almunkari waulaa-ika humu almuflihuuna
Dan hendaklah kamu tergolong umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung. (Qs. Ali Imran : 104)
Disini sudah jelas ada perintah / amar dari kata waltakun dalam artian hendaklah kamu … !!! Jadi misalnya kalau diingatkan dan diserukan… jangan laagh jualan dengan melakukan black campaign… jangan langsung yang mengingatkan dibilang “aaagh ada pesan terselubung” … atau bahkan meng-contra opini… bahkan ‘menjatuhkan’ yang mengajak kebenaran …!!!
Bagi orang yang beriman, menganjurkan kebenaran dan menegakkan keadilan… tanpa pandang bulu baik terhadap diri sendiri, kepada orang tua ataupun kepada kerabat. Tidak memandang apakah kaya ataupun miskin… !!! Jadi kalau kita menegakkan keadilan… menyerukan kebenaran.. misalnya kepada pabrikan… yaaagh ndak peduli apakah pabrikan itu gede… setengah gede… gureeem… setengah gureeem …!!! Demikian juga kalau mengingatkan kepada sesama teman… jangan disebut sebagai aggresssorrr… lha wong menyerukan kebaikan dan kebenaran kok … betuuuul …???
Lhaaa apa dasarnya… monggo dikebeeet firman Allah SWT pada Qs. An-Nisa ayat 135 :
yaa ayyuhaa alladziina aamanuu kuunuu qawwaamiina bialqisthi syuhadaa-a lillaahi walaw ‘alaa anfusikum awi alwaalidayni waal-aqrabiina in yakun ghaniyyan aw faqiiran faallaahu awlaa bihimaa falaa tattabi’uu alhawaa an ta’diluu wa-in talwuu aw tu’ridhuu fa-inna allaaha kaana bimaa ta’maluuna khabiiraan
Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutar balikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan. (Qs. An-Nisa : 135)
Lhaaaa mas,… kalau mengingatkan dengan menyerukan kebenaran… nanti malah rameeee… nanti malah jadi ribuuut… nanti jadi bakar-bakaran… nanti malah dibanned… nanti hits nya kuraaang… nanti nggak diundang… nanti banyak yang nggak seneng…. etc…
Monggo dilihat hadist berikut….
Dari Uda bin Umairah Rasulullah SAW bersabda, “Allah Ta’ala tiada menyiksa orang pilihan disebabkan dosa orang awam, kecuali kelihatan perbuatan munkar dihadapan mereka dan mereka sanggup melarangnya, lalu tidak dilarangnya” (HR. Ahmad)
Jadi kalau cueeeek bebek … yaaa berarti manusia itu termasuk yang merugi… !!! Lha wong hidup cuma sekali di dunia …. kok mau merugi… ??? Sebagaimana firman Allah SWT pada Qs. Al-Ashr
waal’ashri. inna al-insaana lafii khusrin. illaa alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati watawaasaw bialhaqqi watawaasaw bialshshabri.
Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.
Last,… demikian satu / dua ayat yang bisa Juragan sampaikan… dalam artikel yang singkat ini … semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian …!!! Wabillahi taufik wal hidayah, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh… !!!
Leave a Reply