









Well,… dengan kapitalisasi market sekitar Rp. 13 triliun setahun untuk segment motor sportz Indonesia… pabrikan Bajaj memang dituntut untuk berupaya lebih keras lagi dalam memasarkan productnya di Indonesia …!!! Saat ini sekitar 2 rebuan unit terjual setiap bulan… dan pada tahun 2013 rencananya pabrikan Bajaj akan mendirikan pabriknya di Indonesia … asal bisa menjual sediktnya 3 rebu unit per bulan …!!! Investasi yang digelontorkan .. diperkirakan sebesar USD 150 juta atau sekitar Rp. 1.3 triliun …!!! Dari kondisi seperti saat ini… dengan persaingan ketat dari pabrikan Jepang terutama menyambut tahun 2012… dan rencana pembuatan pabrik … juragan coba otak-atik sedikit …!!!
Potret saat ini diperkirakan setahun pabrikan Bajaj bisa meraup revenue sekitar Rp. 450 milyar … dimana setengahnya disumbangkan oleh product Bajaj Pulsar 135,… sisanya disumbangkan oleh Bajaj Pulsar 180 dan 220 …!!! Investasi sebesar Rp. 1.3 triliun pasti laagh terdiri dari pembelian tanah, bangunan dan mesin-mesin ….!!! Disini laagh pentingnya investasi dimana tanah di negeri ini… yang ‘nganggur’ bisa terutilize… dan tanah tidak mengenal adanya depreciation …!!! Hanya bangunan dan mesin-mesin yang mengalami walaupun depreciation expense bisa dikecilkan tergantung dari penetapan useful life …!!!
Anggap laagh dari Rp. 1.3 triliun,… sekitar 800 milyar untuk bangunan dan mesin-mesin …!!! Jika useful life nya ditetapkan 10 tahun, maka depreciation expense secara straight line sebesar Rp. 80 milyar setahun …!!! Anggap saja jika 10% dari revenue dialokasikan kepada depreciation expense ini… maka revenue yang ditargetkan setidaknya Rp. 800 milyar setahun … dan ini berarti harus menjual sekitar 4 rebuan unit per bulan …!!! Jika useful lifenya ditetapkan 15 tahun maka hitung-hitungan sekitar 3 rebuan unit kudu dicapai… agar bisa terjadi break event point (BEP) …!!!
Masalahnya adalah brand Bajaj kurang kuat melawan brand motor Jepang seperti Honda atau Yamaha …!!! Coba saza bandingkan…. kenapa juga Bajaj Pulsar 180 yang dibanderol sektiar Rp. 16 jeti… kalah dengan penjualan Yamaha Byson yang dibanderol Rp. 20 jeti… !!! Nggak usah bicara kenapa kok power lemot … bisa lebih laku …??? Ataupun bandingkan dengan Honda Tiger yang dijual Rp. 25 jeti… toh masih unggul penjualannya … padahal lebih mahal jauh banget …!!! Apalagi kalau mau melawan Yamaha V-ixion yang mempunyai value tinggi… yooo remuuuk …!!!
Disini laagh pentingnya product ‘icon’ … dan juragan hanya melihat pada KTM Duke 200 …!!! Product icon ini nggak bisa hanya diimport CBU… coz nanti harganya tinggi… konsumen jadi gambleeegh… akhirnya percuma juga nggak bisa ngangkat brand Bajaj ..!!! Disini laaagh pabrikan Bajaj perlu nyusun strategy all-out… harus cepat men-setup pabriknya… kudu ada plan membuat KTM Duke 200 di Indonesia… dan mem-brand menjadi Bajaj-KTM Duke 200… dan membanderol dengan harga kompetitif ….!!! Jika konsumen sudah menyadari bahwa product Bajaj kurang lebih sama dengan KTM… baru deegh bicara product lain seperti Pulsar 135, Pulsar 180 etc… !!! Last,.. berbeda dengan pabrikan India lain seperti TVS yang bermain di segment bebek… pabrikan Bajaj menghadapi market yang lebih segmented… kalau nggak all-out pasti akan kelibas oleh pabrikan Jepang … !!! 😀
Leave a Reply