









Well,… Hujan yang membasahi kota Amsterdam, Belanda pada Jumat, (24/6)
seperti memberi ucapan selamat datang atau Welkom dalam bahasa belanda
kepada tim Yamaha Indonesia yang berkunjung ke Belanda untuk menjadi
saksi perayaan ke 50 tahun Yamaha di Kejuaraan Grand Prix Balap Motor
Dunia …!!!
Dari Amsterdam, tim Yamaha Indonesia beserta rombongan menuju Assen
keesokan harinya Sabtu (25/6). Langit mendung dan gerimis menemani
sehari penuh di sirkuit. Cuaca yang kurang bersahabat itu tidak
menghalangi para pecinta MotoGP yang sejak pagi di hari balapan memadati
sirkuit Assen …!!!
Atmosfer berbeda dirasakan di seri Belanda ini karena diselubungi
perayaan 50 tahun Yamaha berkiprah di Kejuaraan Grand Prix Balap Motor
Dunia. Warna sejarah Yamaha yaitu merah dan putih menjadi tema selebrasi
ini. Terlihat pada motor dan kostum Jorge Lorenzo dan Ben Spies,
termasuk kru tim Yamaha Factory Racing. Motor-motor sejarah tempo dulu
Yamaha tampak berderet di halaman belakang paddock tim pabrikan ”Garpu
Tala”.
Legenda Yamaha yang menorehkan prestasi gemilang dalam sejarah
balapan Yamaha seperti Giacomo Agostino, Phil Read dan lainnya turut
hadir di Assen. Agostino didaulat untuk mengendarai motor balap
legendaris Yamaha di lintasan. Sesi khusus itu diberikan buat Yamaha
sebelum balapan dimulai.
Managing Director tim Yamaha Factory Racing, Lin Jarvis, menyebutkan kemenangan Ben Spies sangat spesial. ”Tepat di perayaan 50 tahun Yamaha di Grand Prix balapan, Yamaha mendapatkan kado istimewa dengan kemenangan Ben. Dia semakin memperlihatkan talenta dan potensinya dalam tim super muda kami (bersama Jorge Lorenzo),” ucap Jarvis kepada Indra Dwi Sunda, PR Corporation & Communication Head Yamaha Indonesia, yang hadir langsung di Assen.
Dari balik layar sukses Yamaha, pria yang bisa dibilang sudah melegenda
juga yaitu Masao Furusawa, juga hadir di Assen. Furusawa tampak bersama
istri tercintanya, Mayumi yang memakai kimono, berkumpul bersama tim
Yamaha. Tahun ini pria Jepang itu memutuskan pensiun dari menjadi orang
nomor satu di Yamaha MotoGP. Namun dia tetap membantu Yamaha sebagai
penasehat.
Furusawa melegenda berkat suksesnya menorehkan era emas bagi
Yamaha bersama Valentino Rossi dan Jeremy Burgess. Sebagai penasehat,
pria berusia 60 tahun itu tak lagi mengelilingi dunia sesuai kalender
MotoGP kecuali di seri Jepang. Namun dia datang ke Assen khusus buat
selebrasi setengah abad ini.
Last,… race MotoGP di Assen… memang memberikan kesuksesan buat tim Yamaha dengan warna 50th Anniversary ‘merah-putih’ … !!! Apakah hal yang sama akan mendulang sukses pula di Mugello… ??? Yaaagh kita saksikan saja… sepak terjang Jorge Lorenzo dan Ben Spies pada hari minggu ini …!!! 😀
Leave a Reply