









Well,… jika boleh diputar ‘kejadian’ sekitar bulan Februari 2011… ketika New Jupiter Z menerapkan fitur DRL aka AHO atau sebangsanya laaagh… dan Juragan menulis pentingnya fitur ini untuk lebih safety riding … banyak tanggapan ‘miring’ dialamatkan kepada Juragan ROndO …!!! Beberapa hal yang diingat (i) hanya orang gendeng yang nggak bisa membedakan antara motor dan mobil, (ii) fitur itu nggak penting-penting amat… terlalu lebaaay, (iii) Katanya mau hemat energi etc …!!! So.. memang susah kalau a hero comes too early … even when he speaks the truth… riggght …??? 😀Â
Akhirnya… tidak membutuhkan waktu lama… sekitar 3 bulan… sudah semuanya terjawab …!!! Tidak bosan-bosannya… Juragan ROndO dan rekan bloggerz yang sekarang tergabung di Otoblogger Indonesia… berbicara cukup lantang… agar pabrikan sudah sepantasnya menyematkan fitur DRL aka AHO pada motor yang diproduksinya …!!! Apakah DRL aka AHO pantas disebut fitur …???
Yaaagh,… menurut Juragan ROndO jika suatu hal belum secara umum diadopsi pada suatu product boleh laagh disebut fitur …!!! Yaaagh… kalau motor menggunakan ban … yaaagh ban nya tidak bisa disebut fitur …!!! Tapi jika ban nya adalah ban tubeless yaagh bisa disebut fitur… soale belum semuanya menggunakan ban itu .. betulll …??? So.. demikian juga dengan AHO… dari sekian banyak product baru segelintir yang menerapkannya… jadi tidak heran dalam konferensi pers.. fitur AHO pun ditekankan oleh pabrikan Honda …!!!
Last,… memang 2 pasal karet berlaku bagi para fan boyz… namun tentu saza ada batasnya… ibarat ujar-ujar “ngono yo ngono… tapi ojo ngonooo” … !!! So… mudah-mudahan yang semula menentang tentang AHO aka DRL… jadi podo insaaap… kalau nggak yaaagh bukan orang Indonesia… !!! Teruz orang opo dong mas 3… ntaaar diceritain…
Leave a Reply