









Setelah Joko Tingkir diterima kembali menjadi lurah tamtama… gejolak cinta kembali dirasakan baik oleh Joko Tingkir maupun Ratu Ayu Mas Cempaka …!!! Walau cuma senyuman… maupun lirikan sudah terasa seolah dunia milik mereka berdua … !!! Boro-boro nonton film di theater 21 seperti sekarang ini… terus duduk mojok… jaman dulu nggak bisa seperti itu… apalagi ini putri seorang Raja …!!! Mereka berdua sudah mensyukuri bisa ‘terbuka’ ruang dan waktu untuk saling berjumpa… !!! Apalagi bagi Ratu Ayu Mas Cempaka… sebelumnya seolah sudah putus asa… ketika Joko Tingkir diusir dari Kerajaan Demak …!!! 😀
Untuk memperkuat pertahanan Kerajaan Demak dari ancaman musuh-musuhnya…. Kerajaan Demak kembali merekrut tamtama pilihan …!!! Syarat yang diajukan sama… yaitu harus bisa memecahkan kepala seekor banteng dengan sekali pukul …!!! Dalam proses pemilihan ini… tiba-tiba mendaftar guru Joko Tingkir… yaitu Ki Ageng Sela… !!! Bhuaaaah… Joko Tingkir melihat jika cuma syaratnya harus menghancurkan kepala seekor banteng dalam sekali pukul… terlalu mudah untuk Ki Ageng Sela… yang tersohor akan kesaktiannya …!!!
Kehadiran Ki Ageng Sela menggemparkan alun-alun Kerajaan Demak… dan Sultan Trenggana sendiri yang akan melihat… proses Ki Ageng Sela melawan seekor banteng liar …!!! Seekor banteng liar kemudian dimasukkan ke dalam alun-alun… dan Ki Ageng Sela menghaturkan sembah hormat kepada Sultan Trenggana… untuk menghadapi banteng liar tersebut …!!! Banteng tersebut segera menggerakkan kaki nya seperti mengais-ngais untuk ancang-ancang menyeruduk Ki Ageng Sela …!!!
Beberapa detik kemudian… banteng liar tersebut berlari kencang menuju Ki Ageng Sela …!!! Ki Ageng Sela tidak menghindar… ia bersiap dan sudah mengepalkan tangan kanan nya… !!! Begitu banteng liar itu mendekat… pukulan tangan kanan nya… menghujam kepala banteng liar itu …!!! Braaaak… kepala banteng itu remuuuk… darah muncraaat… akibat pulan Ki Ageng Sela yang kuat dengan tenaga dalam yang dahsyat …!!! Terlihat wajah Ki Ageng Sela dipalingkan dari kepala banteng liar itu… seolah ia jijik akan darah banteng liar itu …!!!
Sorak-sorai para prajurit melihat kedigjayaan Ki Ageng Sela …!!! namun bagi Kanjeng Sultan Trenggana… justru lebih menarik… kenapa Ki Ageng Sela memalingkan wajahnya …!!! Maka Kanjeng Sultan pun bertanya… “Ki Ageng Sela,…. mengapa engkau memalingkan wajah mu …ketika memukul banteng liar itu …???” Ki Ageng Sela pun menjawab, “Sesungguhnya hamba takut wajah hamba terkena cipratan darah banteng liar itu Kanjeng Sultan …!!!” Di tanya lage, “Jadi engkau takut akan cipratan darah … Ki Ageng Sela …???” demikian tanya Sultan Trenggana… !!! Ki Ageng Sela pun mengangguk…
Sultan Trenggana pun akhirnya memutuskan dan berkata, “Mengingat Ki Ageng Sela takut akan cipratan darah… maka ia tidak lulus menjadi tamtama… !!! Seorang tamtama tidak boleh takut akan cipratan darah …!!!” Ki Ageng Sela… sangat marah… sangat terhina… dan ia pun berkata, “Bukan kah persyaratan menjadi tamtama hanya lah sanggup memukul roboh banteng liar dengan sekali pukul …??? Tidak ada persyaratan lain sebagaimana diumumkan… Jadi sudah menjadi hak hamba menjadi seorang tamtama … Kanjeng Sultan… !!!, demikian kata Ki Ageng Sela… !!! “Maaf Ki Ageng… Keputusan ku sudah bulat… engkau tidak bisa menjadi tamtama …!!!”. “Baik laaah Kanjeng Sultan,… engkau akan membayar mahal penghinaan ini… !!!”, tanpa memberi hormat… Ki Ageng Sela meninggalkan alun-alun… 😀
Last,.. apa yang akan dilakukan oleh Ki Ageng Sela… ikuti next episode Joko Tingkir selanjutnya …. !!! 😀
Link Terkait :
Leave a Reply