









Well,… Jack Welch, mantan CEO General Electric (GE) memang seperti melegenda… 25 jurus yang ia punyai terbukti membuat GE seolah bangkit dari kubur… dan monceeer … meroket sangat cepat, dan membuat banyak ahli strategy terpana… dan case study nya seperti ‘makanan’ wajib para businessman …!!! Dari 25 jurus nya… terdapat 3 alias tri key words kemenangan GE dalam persaingan … yaitu speed, simplicity dan self-confidence …!!! 3 kata tersebut bisa dipakai sebagai lesson learned… untuk menelaah peta persaingan industri motor Indonesia …!!! 😀
Jack Welch ditunjuk sebagai CEO GE di tahun 1981, waktu itu market capitalisasi GE baru sekitar USD 13 milyar… namun ketika ia meletakkan jabatan CEO GE di tahun 2000, market kapitalisasinya sudah mencapai USD 500 milyar… angka yang cukup fantastis untuk growth sebuah perusahaan …!!! Ia lebih menekankan tentang leadership… 7 point utama yang ia lakukan perubahan adalah (i) mengembangkan visi yang jelas dari perusahan, (ii) Merubah culture untuk mencapai visi tersebut, (iii) membuat flat organisasi, (iv) mengeliminasi birokrasi, (v) meng-empower peran individu, (vi) mengingkatkan quality dan efisiensi dan (vii) meng-eliminasi boundaries …!!!
Kata kunci pertama adalah speed… speed baginya adalah segalanya… dalam persaingan …!!! Bisa disebut sebagai first mover… dan ini bisa menjadi modal utama dalam memenangkan persaingan …!!! Ketika terjadi persaingan antara Yamaha vs Honda,… pabrikan Yamaha duluan bermain di segment skutik… dan implikasinya jelas… butuh waktu yang lama dan effort yang besar dari Honda untuk mengejar ketertinggalan di segment skutik …!!! Ketika Honda New Megapro brojoool… baru Yamaha secara tergopoh-gopoh mengeluarkan Byson sebagai lapis kedua untuk menandingi New Megapro… !!! Padahal gembar-gembornya sudah lama… apa jadinya jika Byson sudah brojol setahun sebelum New Megapro …??? Scoopy brojoool cukup cerdik… ketika Yamaha belum bergerak dengan Yamaha Fino nya… !!! Monggo saza dipikirken… apa impact misalnya Yamaha New YZF-R15 brojol duluan sebelum Honda CBR 150R… atau kira-kira impactnya setelah Honda CBR 150R brojol … ??? So,.. magic word speed mirip sekali dengan strategy Sun Tzu… serang laaagh lawan sebelum siap… so lagi-lagi speed aka first mover pentiiing …!!!
Kata kedua adalah simplicity… artinya sangat luas… dan intinya adalah membikin mudah sesuatu… nggak membuat complicated …!!! Disini kudu ada alignment antara technical people dengan business people… ‘gathook’ dengan mindset konsumen …!!! Sebagai contoh… mungkin technical people bisa bilang… bebek pake teknology injeksi… bakalan ramah lingkungan… mudah perawatan tinggal colok-colok… harga paling mahal sedikit… !!! Namun segment konsumennya… mindset mereka tidak bisa menerima… ada ketakutan terhadap injeksi… akhirnya ndlozooor yang namanya bebek injeksi … !!! Perhatikan tentang skutik … banyak khan yang menggunakan engine yang sama namun casing nya berbeda… sebut saza Yamaha Mio dengan Mio Soul… so common partz banyak yang sama… dapat berarti simplicity… !!! Impactnya apa… tentu luas, economic of scale tinggi… faster delivery to market… reducing cost… dan tentu saza gain competitive advantage… !!!
The last word adalah confidence… beda banget lho dengan optimis …!!! Optimis dapat diartikan mengharapkan yang terbaik… sebaliknya confidence berarti mengetahui dan mengerti bagaimana menghandle yang terburuk …!!! Terdapat kalimat bijak yang Juragan ambil… “If you don’t have confidence, you’ll always find a way not to win.” Sering kali Juragan ROndO bertanya… target penjualan sekian itu apa pak… optimis atau pesimis …??? Sering kali jawabnya optimis… tetapi tidak ada underlying atau perhitungan-perhitungan yang dipetakan terhadap demand ataupun peta persaingan suatu product tersebut dengan kompetitor lain …!!! Tidak heran karena tidak ada confidence… banyak prediksi jadi meleseeet… !!! Last but not least… tri words memang mudah diwujudkan… namun diterapkan perlu keseriusan… dan terkadang dibutuhkan transformasi pada suatu perusahaan… !!! Demikian dulu artikel ini… semoga berguna… 😀
Leave a Reply