









Perasaan Tumenggung Wilatikta pun… hampir sama dengan Prabu Brawijaya V…. dimana kenaikan pajak akan semakin memberatkan rakjatnya …!!! Namun pilihan lain tidak ada… kalau tidak dinaikkan maka akan sulit mengongkosi perang… dan Kerajaan Majapahit akan semakin lemah… dan tidak akan bisa bertahan lama dari rongrongan Prabu Girindrawardhana …!!! Tumenggung Wilatikta masih terbayang… bagaimana Eyang nya Ronggolawe yang dulu sebagai salah satu tangan kanan Kerajaan Majapahit (jika ada waktu bisa dibahas red.), melakukan pemberontakan kepada Kerajaan Majapahit… dan ia sekarang tidak mau mengulangi hal ini… !!! 😀
Ia putuskan akan setia kepada Kerajaan Majapahit… meskipun antara Tumenggung Wilatikta dengan Prabu Brawijaya V terdapat perbedaan agama… dimana Tumenggung Wilatikta beragama Islam… sedangkan Prabu Brawijaya V beragama Hindu ….!!! Namun ia seolah masih berharap… pada suatu saat Prabu Brawijaya V akan memeluk agama Islam…. ntaaagh kapaaan …!!! Naaagh pada saat lagi ‘prihatin’ ada saza yang memanfaatkan oknum-oknum pemerintahan … !!! Hasil pajak dikorup oleh para oknum wedana,… camat ataupun kepala desa … dan modusnya pun bermacam-macam …!!!
Ada yang memungut pajak yang lebih besar dari yang digariskan… kemudian selisihnya pun diambil dan dikorup… dan tidak heran pada oknum ini memiliki harta benda yang melimpah… rumah dan perabotnya langsung mewah… sedangkan rakjatnya tetep kereee dan semakin lama semakin banyak yang kelaparan… !!! So… jika saat ini ada kasus ‘Gayus’ … pada jaman dulu sudah ada kasus-kasus seperti itu… namun informasinya tidak secepat sekarang… sehingga info tentang oknum korup tidak samapai ke Kadipaten …!!! Para oknum begitu rapiii… layaknya mafia yang menggurita… sehingga Tumenggung Wilatikta tidak mengetahui akan kelakukan para bawahanannya …!!!
Raden Said terus digembleng juga dengan ilmu beladiri… dan uniknya karena Raden Said termasuk cerdas… maka ilmu yang ia pelajari ia kembangkan… ia gabungkan seolah ia menciptakan ilmu baru …!!! Dan ini membuat kagum para gurunya… dan ilmu beladiri yang ia tampilkan t idak bersifat statis lagiii …!!! Ia gabungkan dengan hasil renungannya ketika ia melihat alam sekitar… seperti ketika ia melihat seekor harimau menerkam… ia pun memasukkan jurus-jurus harimau kedalam ilmu beladirinya …!!! Demikian pula ketika ia melihat banteng yang terluka… dan ngamukkk ia pun memasukkan bagaimana ngamuknya dan agresif nya jurus-jurus serangan … !!!
Raden Said semakin asyik berada didunianya… dunia penuh ilmu… tidak heran berbagai guru yang didatangkan oleh Tumenggung Wilatikta untuk anak sulungnya itu… dilahap dengan cepat oleh Raden Said …!!! ilmu agama, kesenian, ilmu bela diri, ilmu ketatanegaraan… bahkan ilmu ngolah bathin pun Raden Said terima baik dari guru formal ataupun informal …!!! Semakin ia mempelajari berbagai ilmu tersebut… ia semakin merasakan… bahwa tempatnya bukan laaagh di istana kadipaten… !!! Ia merasa tersiksa dengan segala keprotokoleran… segala kenikmatan… ia ingin keluar dari kadipaten… ia ingin melebur dengan rakjatnya… !!!
Last,… bagaimana kisah selanjutnya dari perasaan yang dialami oleh Raden Said… akankah ia minggat atau keluar dari Kadipaten… dan apa yang akan ia lihat di kehidupan nyata diluar kadipaten … ikuti artikel selanjutnya… !!! 😀
Leave a Reply