









Well,… semakin disadari bahwa keberadaan data semakin penting… dalam denyut nadi bisnis perusahaan …!!! Apa jadinya,… jika leasing company… kehilangan data para nasabah… ??? Bisa-bisa tidak tahu … siapa yang berutang kepada leasing company tersebut… alias bisa bangkrut leasing company …!!! Demikian juga jika ada nasabah yang menabung duitnya di bank… apa jadinya jika bank tersebut kehilangan seluruh data nasabah… ??? Bisa didemooo sak jagad… betul …??? 😀
So,… peranan data center… akhirnya semakin penting… !!! Data center pun perlu di backup… dengan membuat suatu Disaster Recovery Center (DRC) … dengan maksud jika terjadi sesuatu terhadap Data Center (eg. bencana alam, kebakaran etc)… maka ada ‘cadangan’ data center lain… sehingga operasional bisnis suatu perusahaan tidak terganggu …!!! Nagh berbicara DRC,… maka perlu ada teknik untuk replikasi data… agar data yang tersimpan di DRC sedapat mungkin up-to-date … !!! Teknik replikasi bermacam-macam… ada yang menggunakan teknik point in time copy… dalam artian secara berkala akan dilakukan copy dari DC ke DRC …!!! Ada yang menggunakan teknik replikasi asynchronous dan synchronous …!!!
Teknik replikasi yang paling advanced adalah menerapkan disk-based replication … dimana pengcopyan data dilakukan terhadap bit by bit… dari suatu storage yang terdapat pada DC ke storage yang terdapat pada DRC …!!! Tentu saza … storage nya sudah menggunakan storage area network (SAN) …!!! Teknik journaling memungkinkan melakukan ‘resume’ replikasi dalam hal ada gangguan komunikasi… !!! Pemilihan teknik synchronous ataupun asynchronous sangat ditentukan oleh jarak… dan media komunikasi yang digunakan …!!!
Last,… tentu saza pemilihan teknik dan topologi DC-DRC sangat menentukan Recovery Point Objective (RPO) dan Recovery Time Objective (RTO) kelangsungan bisnis suatu perusahaan … !!! Semakin penting peranan suatu perusahaan… replikasi data bisa jadi sudah merupakan keharusan… alias totally no compromise … !!! 😀
Leave a Reply