









Retno Jumilah telah mencabut keris Kyai Gumarang,… dan ia telah siap akan menghujamkan keris itu ke tubuh Panembahan Senopati …!!! Panembahan Senopati tersentak melihat Keris Kyai Gumarang… !!! Ia merasa keris ini bukanlah main-main… ia agak menjaga jarak …!!! Panembahan Senopati pun berkata kepada Retno Jumilah… “Dinda Retno Jumilah,… sesungguhnya aku begitu sayang padamu …!!!”. Retno Jumilah pun bertambah marah dan berkata… “Apa maksudmu Panembahan Senopati,… setelah apa yang kau lakukan terhadap keluargaku… setelah engkau porak-porandakan Madiun… masih bisakah kau berkata sayang …??? Panembahan Senopati pun berkata… 😀
“Jelas aku sungguh-sungguh sayang kepadamu… dan mencintaimu… sehingga persyaratan yang engkau tetapkan untuk mempersuntingmu… akan aku lakukan …!!! Sebagaimana engkau ketahui… Sunan Giri telah meramal bahwa aku dan keturunanku akan bertahta selaku penguasa Tanah Jawa …!!! Hanya dengan inilah… persyaratan Ayahandamu selaku mertuaku akan menyembahku … selaku Raja Tanah Jawa …!!! Baju yang kukenakan ini… adalah baju Kyai Antakusuma pemberian Kanjeng Sunan Kalijaga… !!! Siapapun yang mengenakan baju ini akan bertahta selaku raja menguasai segeneap tanah Jawa …!!!”
Retno Jumilah tertegun mendengar penjelasan Panembahan Senopati …!!! Ia berusaha mencerna semua perkataan Panembahan Senopati… dan ia merasa bahwa semua penjelasan yang diberikan Panembahan Senopati benar adanya …!!! Tidaklah mungkin baginya mencari calon suami… kecuali seorang Raja… karena Ayahandanya adalah seorang Adipati Madiun …!!! Siapa lagi yang bisa membuat Ayahandanya takluk kecuali Panembahan Senopati …!!! Tapi masih ada yang mengganjal di bathinnya… bagaimana dengan nasib ayahandanya yang sedang lari dari terjangan Panembahan Senopati… ???
Seolah Panembahan Senopati mengetahui apa isi hati Retno Jumilah… ia pun berkata … “Dinda Retno Jumilah,… jika keluarga dan Ayahandamu yang menjadi beban pikiranmu,… sebagai tanda kasih sayangku padamu… aku sanggup mengembalikan jabatan Ayahandamu selaku Adipati Madiun …!!! Walaupun demikian… selaku Adipati.. ia tetap harus menghaturkan sembah kepadaku selaku Raja Tanah Jawa …!!! Bukankah aku telah penuhi persyaratan agar bisa meminamgmu…. dinda Retno Jumilah …???”
Perkataan Panembahan Senopati… begitu menusuk relung kalbu hati Retno Jumilah…. !!! Ia pun seolah berkata pada diri sendiri… Seolah ia tidak ada rasa hormat kepada calon Suaminya… yang telah dengan ikhlas berjuang untuk mendapatkan cintanya… haruskah ia menghujam calon suaminya … yang kemungkinannya hanya satu-satunya… dengan keris pusaka Kyai Gumarang ….??? Tentu tidaaaaak…. hati kecilnya berkata… sungguh bodoh dan tidak tahu sopan santun… menghunus keris di depan calon suami… !!!
Tidak terasa Retno Jumilah melepas keris pusaka Kyai Gumarang… !!! Keris itu pun terjatuh… dan segera Panembahan Senopati mengambil keris Kyai Gumarang itu …!!! Retno Jumilah lunglai… dan ia pun baru tersadar… bahwa masih ada 1 persyaratan lageee… sebelum Panembahan Senopati bisa memperistrinya …!!! Ia pun menguatkan diri dan berkata,… “Panembahan Senopati,… jika engkau tidak mempan oleh tikaman dan sayatan pisau cukurku… maka aku bersedia menjadi istrimu …!!!” Akankah… Panembahan Senopati kebal tidak terluka… terkena pisau cukur milik Retno Jumilah… ikut episode berikutnya … !!! 😀
Link Terkait :
Leave a Reply