









Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…. !!! Pada artikel sebelumnya,… telah dijelaskan mengenai hak-hak isteri… sekarang gantian apa Hak Suami… biar pembahasan komplit… !!! Sebagaimana hadist berikut :
Dari Amru bin Ahwush Al Jusyammi ra,… Rasulullah SAW bersabda : “Ketahuilah bahwa sesungguhnya bagimu atas isterimu ada hak, dan bagi isteri atas dirimu ada pula haknya”. (Riwayat Tirmizi).
Hak pertama suami, adalah istri menjaga kehormatannya lahir dan bathin, bila ada datang gangguan dari orang yang bukan muhramnya.
Fash-shaalihaatu qaanitaatun haafizhaatul-lilghaibi bimaa hafizhal-laah.
wanita-wanita yang baik, ialah wanita yang berdiri menjaga kehormatannya, dengan apa yang telah dijaga oleh Allah. (Qs. An Nisa 34)
Demikian pula,… sebaik-baiknya harta benda adalah perempuan yang saleh, sebagaimana hadist berikut :
Dari Abdullah bin Amru bin Ash ra., Rasulullah SAW bersabda : “Dunia ini adalah harta benda, dan sebaik-baiknya harta benda ialah perempuan yang saleh” (Riwayat Muslim).
Hak Kedua, adalah isteri tunduk kepada aturan-aturan suami di jalan yang hak, sedikitpun tak boleh disangkal. So.. disini patut digaris bawahi adalah jalan yang hak… !!! Jadi misalnya suami meminta bersetubuh… tidak boleh sedikitpun ditolak… karena itu adalah haknya… !!! Namun dilihat juga,.. misalnya istrinya lagi haid… yaa jadi tidak hak… !!!
Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda : “Andai kata boleh aku memerintahkan supaya seseorang sujud kepada seseorang, niscaya akan aku suruh lebih dahulu perempuan sujud kepada suaminya.” (Riwayat Tirmizi).
Ketiga, Tidak diizinkannya laki-laki lain masuk ke dalam biliknya, kecuali dengan izin suaminya.
Dari Amru bin Ahwash, Rasulullah SAW bersabda : “Adapun hakmu atas isteri-iserimu ialah tidak diizinkannya orang yang kamu benci masuk ke tempat tidurmu, dan tidak pula diizinkannya masuk ke rumahmu orang yang kamu benci.” (Riwayat Tirmizi)
Kadang… ada juga yang curhat ke gue,… kok isterinya masih suka menghubungi mantan cowoknya… si suami padahal empeeet banget… !!! Naagh ini yang kadang… isteri nggak memahami hak suami… !!! Jadi jika sudah bersuami… masa lalu is over… dan hak suami harus dihormati … !!!
Keempat,… bila suami hendak bersetubuh, janganlah ia tolak dan tak boleh enggan … !!! Naagh ini… kadang alasan dari isteri… capek laagh,… ini sudah jam berapa… tadi kemana aza seeeh… ??? Nggak boleh seperti itu,…. gampangnya… motor aza jika kunci on… switch engine on… starter.. jreeeeng… nggak banyak cakap…. mau pagi, siang, malam, subuh… motor nggak protezz… !!! Mindset ini harus dipahami… dan hak suami harus dihormati…. !!!
Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda : “Bila seorang laki-laki mengjak isterinya ke tempat tidur, lalu isterinya enggan datang, dikutuki isteri tersebut oleh malaikat hingga waktu subuh.” (Riwayat Bukhari dan Muslim)
Kelima, Isteri tidak boleh mengerjakan puasa sunat,… kalau tidak seizin suaminya. Karena bisa saza.. pas siang hari .. suami lagi kepengen bersetubuh… !!! Islam memahami ini…. sebagaimana hadist sbb :
Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda : “Tidak halal bagi perempuan berpuasa (puasa sunat), sedang suaminya ada dirumah, kecuali dengan izinnya. Dan tidak diizinkannya seseorang masuk ke rumahnya kecuali dengan izin suaminya.” (Riwayat Bukhari dan Muslim)
Keenam,… Jangan suka menyakiti hati suami, baik dengan lidah, perbuatan ataupun dengan pembawaan. Tidak boleh menyakiti hati suami,… karena jika dilakukan… Allah SWT yang akan mengutuk isteri tersebut … !!!
Ketujuh,… jangan suka keluar rumah dengan tidak ada keperluan atau dengan tidak ada izin suami… !!! Jadi disini jelas… fokus isteri kepada suami… jadi ndak ada istilahnya… hang-out dengan teman-teman etc…. !!!
Dari Abdullah ra, Rasulullah SAW bersabda : “Perempuan itu ialah aurat, maka bila ia keluar, ia senantiasa dihiasi oleh syaitan. (Riwayat Tirmizi).
Kedelapan,.. seorang isteri harus qana’ah dalam artian merasa cukup terhadap barang yang ada, tidak berkeluh kesah, dan selalu senang hatinya menerima kadar yang diberi Allah dalam kehidupan. Di dalam berumah tangga, seorang isteri harus pintar mengatur belanja… tidak boleh besar pasak daripada tiang… !!! Jadi berapa pun uang belanja diberikan… harus diusahakan cukup… !!!
Wa idz ta-adz-dzana rabbukum la-in syakartum la-adziidan nakum wa la-in kafartum in-na adzaabii lasyadiid
Dan ingat pulalah ketika Tuhanmu memberi pernyataan: “Apabila kamu bersyukur, niscaya akan Kutambahi nikmatKu kepadamu, dan apabila kamu ingkari, sesungguhnya siksaanKu lebih dahsyat (Qs. Ibrahim : 7).
Kesembilan, hendaknya isteri senantiasa bermuka jernih kepada suami, dan jangan menimbulkan sesuatu yang mendatangkan marahnya. Justru kadang… ada isteri kalau mau kondangan… dandanan abieeez… pas giliran suami pulang… boro-boro dandanan abiezzz… malah cuma dasteran doang… alias seadanya saza… !!! Padahal Islam nggak ngajarin seperti itu…
Dari Abu Hurairah ra, berkata ia : “Ya Rasulullah ! Bagaimana isteri yang lebih baik ?. Rasulullah SAW menjawab : “Yaitu perempuan yang suka menggembrakan suami, bila suami memandang kepadanya, dan mentaati perintahnya bila suaminya memerintah dan tidak dilanggarnya perintahnya itu dalam soal dirinya sendiri, dan tidak pula dalam hartanya yang menyebabkan benci suaminya. ” (Riwayat Nasai).
Demikianlah hak suami,… jika hak baik suami ataupun isteri bisa dihargai… akan tercipta keharmonisan dalam rumah tangga… !!! Semuanya sudah diatur… tinggal menjalankan aza…. nggak usah pake… konsep Men from Mars, Women from Venus…. !!! Dengan aturan Islam yang ada… Insya Allah keharmonisan rumah tangga… bisa diraih kok… !!!
Wabillahi taufik wal hidayah, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh… !!! 😀
Leave a Reply