









Well.. teori kuantitas merupakan teori yang paling tua yang pernah ada mengenai inflasi… !!! Teori ini mengatakan bahwa inflasi itu bisa terjadi jika ada penambahan volume uang beredar… !!! Gampangnya gini… jika ada cuma 1kg beras… dan cuma ada duit Rp. 10 rebu… maka gampangnya harga 1kg beras seharga Rp. 10 rebu… !!! Apa yang terjadi jika terjadi penambahan duit lagi sebesar Rp. 10 rebu… sehingga total duitnya Rp. 20 rebu… ??? Yaagh harga nya bisa menjadi Rp. 20 rebu per 1kg beras… !!! So.. gampangnya terjadi penambahan volume uang beredar tanpa diimbangi dengan penambahan barang/jasa… !!! Kalau terjadi penambahan beras jadi 2 kg…. yaagh nggak masalah… !!! 😀
Menurut teori ini… inflasi bakalan berhenti dengan sendirinya… jika jumlah uang tidak ditambah… !!! Penambahan uang ibarat ‘bensin’ yang bakalan menyambar api inflasi… !!! Selain itu… dipengaruhi juga oleh harapan (ekspektasi) orang mengenai kenaikan harga dimasa mendatang… !!! Ekspektasi orang ada 3 kemungkinan… Pertama, ekspektasi orang yang menganggap harga-hraga tidak akan naik dimasa datang… !!! Kalau begini, walaupun ada penambahan uang… orang akan menyimpannya dan tidak membelanjakan untuk pembelian barang… !!! Kok nggak beli barang… aaagh.. nggak butuh kok… !!! So, nggak ada demand yang meningkat… sehingga harga barang nggak naik secara signifikan… !!!
Ekspektasi kedua, adalah ketika orang mulai sadar bahwa ada inflasi… !!! Penambahan jumlah uang bukan dianggap sebagai penambahan likuiditas masyarakat… !!! Tapi orang akan menggunakan nya untuk pembelian barang… karena khawatir kalau nggak dibeliin harga akan semakin meningkat … dan berusaha menghindari kerugian yang timbul… kalau nggak segera membeli barang… !!! So jika terjadi peningkatan uang sebanyak 10% bisa langsung mempengaruhi harga sebanyak misalnya 10% pula… !!!
Ekspektasi lainnya adalah jika orang telah nggak percaya akan uang… dan lebih menginginkan memegang barang… !!! Naagh hal ini terjadi jika keadaan sudah hiperinflasi… !!! Indonesia pada tahun 1961 – 1966 pernah mengalami situasi seperti hal ini… !!! Keadaan ini juga ditandai oleh semakin cepatnya perputaran uang… (velocity of money). Sehingga jika terjadi penambahan 10% uang… maka akan terjadi kenaikan harga lebih dari 10%…. !!! Kalau sudah sampai tahapan ini… sosial, politik, ekonomi bahkan keamanan… bakalan teracam… dan negara bisa kacau.. aaamiit-amiit deeegh… jangan sampai Indonesia kayak gitu… betul… ??? 😀
Leave a Reply